Unila Ambil Peran Strategis Susun Dokumen Risiko Bencana Pringsewu 2025 - 2029

Table of Contents

Pringsewu, 25 September 2025 - Komitmen Universitas Lampung untuk pengabdian masyarakat kembali diwujudkan lewat kolaborasi nyata. Bersama BPBD Kabupaten Pringsewu, tim dari LPPM Unila menggelar Diskusi Publik Penyusunan Dokumen Kajian Risiko Bencana (KRB) 2025–2029 di Aula Utama Kantor Bupati Pringsewu, Kamis (25/9).

Kegiatan ini bukan sekadar seremonial. KRB adalah "peta jalan" penting yang akan menentukan zona rawan banjir, kekeringan, puting beliung, karhutla, hingga gempa bumi di Pringsewu selama 5 tahun ke depan. Data dari dokumen ini nantinya jadi rujukan utama untuk tata ruang, RPJMD, dan penganggaran daerah agar lebih tepat sasaran.
Riset Kampus untuk Ketangguhan Daerah
Sekda Pringsewu sekaligus Kepala BPBD, M. Andi Purwanto, S.T., M.T., menegaskan pentingnya kolaborasi dengan akademisi. “Lewat KRB berbasis data empiris, kita bisa arahkan pembangunan untuk menurunkan paparan risiko sekaligus meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat,” ujarnya saat membuka acara.

Tim Penyusun KRB Unila dipimpin Dr. Rahma Kurnia Sri Utami, S.Si., M.Pd., dengan melibatkan Kepala Pusat Lingkungan Hidup dan Penanggulangan Bencana LPPM Unila, Ir. Amril Ma’ruf Siregar, S.T., M.T. Hadir pula jajaran Pemkab, DPRD, TNI, dan camat se-Pringsewu.
Apa Dampaknya Buat Sivitas Akademika?
1. Ruang Riset: KRB membuka peluang penelitian lanjutan dosen & mahasiswa soal mitigasi bencana Lampung.

2. Pengabdian Nyata: Hasil kajian langsung dipakai untuk kebijakan daerah, bukan hanya berakhir di jurnal.

3. Kampus Berdampak: Bukti Unila hadir sebagai problem solver untuk isu strategis daerah.

Diskusi publik ditutup dengan sesi interaktif yang menyerap masukan dari seluruh pemangku kepentingan. Dokumen KRB ini nantinya akan jadi dasar pengajuan bantuan teknis dan pendanaan mitigasi bencana, baik nasional maupun internasional.

Unila terus bergerak, dari laboratorium ke lapangan, untuk Lampung yang lebih tangguh.

Hadir dalam kegiatan tersebut antara lain Wakil Ketua Komisi III DPRD Pringsewu Rusmanto, S.H., Staf Ahli Bupati Bidang Kemasyarakatan dan SDM Dra. Titi Puji Lestari, Asisten Pemerintahan dan Kesra Ihsan Hendrawan, S.H., M.H., Kepala Pelaksana BPBD Nang Abidin Hasan, Danramil 07/Gadingrejo Kapten Inf. Redi Kurniawan, serta para akademisi Unila seperti Kepala Pusat Lingkungan hidup dan Penanggulangan Bencana LPPM Unila Ir. Amril Ma’ruf Siregar, S.T., M.T. dan Ketua Tim Penyusun KRB Dr. Rahma Kurnia Sri Utami, S.Si., M.Pd.

Sekda berharap hasil kajian ini dapat menjadi dasar strategis untuk mewujudkan Kabupaten Pringsewu yang lebih tangguh dan siap menghadapi potensi bencana seperti banjir, kekeringan, puting beliung, karhutla, dan gempa bumi.