Mahasiswa FKIP Unila Antusias Ikut Sosialisasi PKM, KTI & Esai: Bpk. Nyokro Bagikan Kunci Proposal Lolos !

Table of Contents
Bandar Lampung, Jumat 17 April 2026 – Ruang Hybrid Gedung L FKIP Universitas Lampung mendadak ramai dan penuh semangat. Bukan kuliah biasa, kali ini mahasiswa berkumpul untuk satu misi: membongkar rahasia lolos Program Kreativitas Mahasiswa (PKM), Karya Tulis Ilmiah (KTI), dan Esai.

Kenapa Acara Ini Penting Banget?  
Acara “Sosialisasi dan Open Recruitment PKM, KTI, dan Esai” ini digelar bukan cuma buat sosialisasi. Tujuannya jelas: nyalain api semangat akademik mahasiswa FKIP. Sekaligus membuka gerbang rekrutmen buat kamu yang mau serius berkarya, nulis, dan berkompetisi di kancah nasional.

Tips Emas dari Bpk. Nyokro Mukti Wijaya, M.Pd.  

Yang bikin sesi ini spesial adalah kehadiran narasumber keren, Bpk. Nyokro Mukti Wijaya, M.Pd., dosen Prodi Pendidikan Geografi FKIP Unila. Beliau nggak pelit ilmu dan langsung to the point.

Kunci utamanya? 
  • Mulai dari Ide yang “Nasional Banget”  
Pilih topik PKM yang nyambung sama rencana strategis nasional Indonesia. Jangan asal unik, tapi harus solutif buat masalah bangsa.
  • Relevan Sama Jurusanmu  
   Khusus anak Geografi, gali isu kebencanaan, tata ruang, lingkungan, atau kearifan lokal. Biar proposal kamu punya personal branding yang kuat dan kontribusi nyata.
  • Punya Arah yang Jelas  
   Proposal yang lolos itu bukan yang paling rumit, tapi yang paling jelas mau nyelesain apa dan dampaknya ke siapa.


Suasana Pecah, Tanya Jawab Nggak Ada Habisnya 
 
Nggak heran kalau acaranya berjalan super lancar. Peserta antusias banget! Buktinya, sesi tanya jawab jadi paling rame. Pertanyaan kritis, ide liar, sampai curhat bingung mulai dari mana semua tumpah di ruangan. Ini bukti mahasiswa FKIP Unila siap tancap gas berkarya.

Your Turn!
Sosialisasi ini baru langkah awal. Open recruitment udah resmi dibuka. Jadi, buat kamu mahasiswa FKIP yang mau CV-nya makin mentereng, punya pengalaman riset, dan nambah relasi, ini saatnya ambil peluang.

Gimana, udah siap bikin proposal yang nggak cuma jadi tumpukan kertas, tapi beneran berdampak?